Puisi : Kamu


Puisi ini tentang kamu yang bersemayam
di palung paling dalam kepalaku
yang terkatung-katung mengejar kantung
matamu.

Puisi ini tentang kamu yang sempat
terlingkar di atasnya gelang kuning
seperti dalam film-film yang kita senangi.
Gelang kuning yang tiba-tiba memudar
dan tiba-tiba berubah menjadi lampu
paling bunga.
Yang menguncupkan kamu.

Puisi ini tentang kamu yang kuncup
dan menguncupkan telinga dan mulutnya,
dan menguncupkan mata dan tangannya.
Dengan paksa.

Puisi ini tentang kamu.

Aku cinta padamu.


Tangerang Selatan, Januari 2015

Share this:

ABOUT THE AUTHOR

Ceyron Louis

Nama saya Turfa Auliarachman. Saya ingin begini, saya ingin begitu, ingin ini ingin itu banyak sekali.
Kalau begini aku jadi sibuk, berusaha kejar-kejar dia, matahari menyinari semua perasaan cinta, tapi mengapa hanya aku yang dimarahi.

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Saya yakin kamu bisa memilih dan memilah kata yang cocok dibaca semua umur.