Postingan tentang OSN dipending dulu ya. Lagi males aja nulis-nulis kayak gitu :D
Nah, kemarin kan ada tugas bahasa Indonesia untuk membuat puisi kontemporer yang mengandung bahasa daerah (puisi saya cuman mengandung satu kata bahasa daerah, BTW :v). Setelah saya buat, kayaknya sayang banget kalau cuman untuk tugas. Jadi, saya post aja di blog ini :D
Puisi ini bercerita tentang kita yang munafik, yang suka mengaku-aku keberhasilan dan melempar kegagalan.
Karena saat membuat puisi ini saya sedang membaca Tokoh-Tokoh yang Melawan Kita dalam Satu Cerita-nya M. Aan Mansyur, jadi, puisi ini mungkin sedikit-banyak terpengaruh oleh TTyMKdS :v
Langsung aja, ini puisinya :
Antara Gedung, Gudang, Kita, dan Mereka
ABOUT THE AUTHOR
Nama saya Turfa Auliarachman. Saya ingin begini, saya ingin begitu, ingin ini ingin itu banyak sekali.
Kalau begini aku jadi sibuk, berusaha kejar-kejar dia, matahari menyinari semua perasaan cinta, tapi mengapa hanya aku yang dimarahi.
wow ._.
BalasHapus